Home » Kesehatan Anak » Tips Perawatan Kawat Gigi Pada Anak

Tips Perawatan Kawat Gigi Pada Anak

Thursday, October 24th 2013. | Kesehatan Anak, Ortodontik, Perawatan Gigi

Perawatan Kawat Gigi Pada AnakTips Perawatan Kawat Gigi Pada Anak - Para ibu seringkali merasa khawatir dan cemas pada saat menyadari susunan gigi sang anak tampak berantakan dan tidak teratur. Posisi gigi yang maju, miring atau tumpang tindih sudah dapat terlihat saat anak telah memasuki usia sekolah, yaitu dimana saat gigi tetapnya sudah mulai tumbuh. Sehingga tak jarang  para ibu bertanya-tanya kapankah saat yang tepat anaknya mendapatkan perawatan di dokter gigi, dan apakah susunan gigi yang tak rata tersebut dapat diperbaiki.

Sampai saat ini, para dokter gigi masih terdapat perdebatan tentang mengenai kapan waktu yang tepat anak melakukan perawatan dengan menggunakan alat orthodontik (kawat gigi/behel). Perawatan orthodontik pada anak-anak, dalam istilah kedokteran sering disebut juga dengan interceptive orthodontics yang bertujuan untuk mencegah terjadinya maloklusi atau mencegah maloklusi yang sudah ada menjadi bertambah berat.

Namun beberapa pernyataan dari para dokter gigi menyebutkan bahwa perawatan orthodontik  pada anak umumnya dapat dilakukan pada periode dimana gigi permanen anak sudah mulai tumbuh namun pada saat yang sama masih ada gigi susu yang belum tanggal. Akan tetapi hal itu menimbulkan Pertentangan pendapat dikarenakan bahwa perawatan orthodontik yang dilakukan saat periode tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama. Selain itu, dapat terjadi relaps atau susunan gigi kembali tidak teratur meskipun perawatan sudah selesai dan kawat gigi sudah dilepas, karena anak masih dalam tahap pertumbuh dan perkembangan.

Meski demikian, tidak sedikit para ahli gigi yang menyarankan bahwa perawatan gigi pada anak hendaknya dilakukan sejak dini, dan menunjukkan angka keberhasilan yang cukup tinggi. Keberhasilan ini sangat bergantung pada keahlian dokter dan pemahamannya yang komprehensif mengenai berbagai faktor yang mempengaruhi jalannya perawatan.

Diantaranya anatomi skeletal anak, periode pertumbuhan  gigi dan rahang, serta identifikasi tingkat keparahan dan jenis kelainan yang dialaminya. Di samping itu para dokter juga harus mampu menegakkan diagnosis dan memilih metode perawatan yang paling tepat bagi masing-masing individu, dari sekian banyak pilihan perawatan yang ada.

Dengan alasan tersebut, maka sebaiknya perawatan dilakukan oleh dokter gigi spesialis yang memiliki pemahaman yang lebih mendalam. Orang tua juga perlu mempersiapkan mental sang anak dalam menerima perawatan, dan melihat kesiapan anak dalam menegakkan disiplin dalam hal menjaga kebersihan mulutnya. Perawatan orthodontik yang tidak dibarengi dengan oral hygiene yang diterapkan di rumah dapat menyebabkan peradangan pada gusi dan karies gigi.

Advertisement
tags: , , , , , , , , ,

Comment For Tips Perawatan Kawat Gigi Pada Anak