Home » Kesehatan Anak » Tips Dalam Perawatan Lecet Pada Kulit Anak

Tips Dalam Perawatan Lecet Pada Kulit Anak

Saturday, December 7th 2013. | Kesehatan Anak, Tips Kesehatan

Perawatan Lecet Pada Kulit AnakTips Dalam Perawatan Lecet Pada Kulit Anak – Lecet merupakan luka yang terjadi pada kulit yang dapat menimbulkan perdarahan dan kerusakan pada saraf di kulit, yang mana dapat menimbulkan rasa sakit dan perih. Lecet pada umumnya terjadi karena kulit tubuh bergesekan dengan permukaan tanah atau benda keras dan kasar. Anak-anak yang berusia antara 1-3 tahun rentang mengalami lecet ketika mereka mulai belajar untuk berjalan, berlari dan mengeksplorasi sekitarnya. Anak-anak yang lebih besar pun juga sering mengalaminya ketika mereka  sedang bermain dan berolahraga. Bila anak Anda mengalami lecet, apa langkah yang sebaiknya dilakukan? Berikut  ini adalah langkah yang tepat  dalam perawatan lecet pada anak:

1. Tenangkan anak

Langkah awal yang harus dilakukan orang tua untuk melakukan perawatan luka lecet pada anak ialah dengan menenangkan anak terlebih dahulu karena biasanya Anak-anak akan menangis ketika mengalami luka, sebagian bahkan akan meraung-raung atau menjerit-jerit. Tangisan itu merupakan kombinasi dari rasa sakit, rasa takut/cemas dan minta perhatian. Sebelum dapat mengatasi lukanya, tenangkan dulu anak Anda agar secara psikologis merasa aman dan terlindungi. Setelah tenang, barulah Anda bisa melakukan tindakan selanjutnya.

2. Cuci tangan Anda

Sebelum melakukan perawatan, hendaknya anda sebagai orang tua terleih dahulu membasuh kedua tangan Anda dengan air bersih dan sabun. Agar kuman yang ada di tangan anda tidak tertular pada si anak.

3. Bersihkan luka

Bila anak anda mengalami lecet akibat terjatuh di tanah atau tempat berpasir, kemungkinan besar lukanya akan kotor. Untuk melakukan perawatan hendaknya bersihkan luka yang kotor akibat tanah dengan air agar semua pasir dan tanah yang mengotori terbasuh sepenuhnya untuk mencegah infeksi. Lakukan dengan perlahan dari bagian dalam luka ke luar. Air yang digunakan bisa air jernih dari kran atau lebih baik lagi bila air matang yang steril. Anda dapat membuang kotoran yang tersisa menggunakan kasa steril yang dibasahi.

4. Terapkan antiseptik

Setelah luka benar-benar bersih, terapkan cairan antiseptik pada luka. Antiseptik yang biasa dipakai umumnya adalah yang berbasis povidone iodine. Sebaiknya tidak memakai antiseptik yang mengandung alkohol karena dapat membuat luka terasa lebih perih.

5. Perban luka bila perlu

Luka biasanya lebih cepat sembuh jika dibiarkan terbuka. Namun, seringkali luka perlu juga ditutup untuk menghindari terkena kotoran, terutama bila anak Anda sangat aktif dan lingkungannya banyak debu dan kotoran. Gunakan perban yang tidak lengket pada luka agar mudah dilepaskan dan diganti tanpa menimbulkan luka baru. Perban yang kedap air dapat membuat anak tetap bisa mandi. Perban harus diganti minimal setiap dua hari sekali agar tidak kotor dan lembab/basah.

6. Biarkan luka mengering

Jaga luka dari benturan. Jangan mencabut atau menggaruk keropeng setelah terbentuk, meskipun penampilannya terlihat jelek. Itu adalah lapisan steril yang melindungi luka dari infeksi ketika dalam proses penyembuhan. Gatal di sekitar luka adalah hal yang baik, karena menandakan bahwa proses penyembuhan sedang berlangsung.

7. Bawa ke dokter bila infeksi

Keenam langkah di atas biasanya sudah cukup untuk menyembuhkan luka. Namun, ada kalanya anak perlu dibawa ke dokter untuk perawatan lebih lanjut bila menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti:

  • Pembengkakan di daerah luka
  • Nanah terbentuk di daerah luka
  • Kulit kemerahan yang menyebar di sekitar luka
  •  Peningkatan rasa sakit pada luka
  • Penampilan lesu dan kurang sehat
  • Suhu tubuh tinggi (demam ) yaitu 38 ° C atau lebih
  • Kelenjar limfa membengkak

Luka yang terinfeksi biasanya dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik untuk beberapa hari.

Advertisement
tags: , , , , ,

Comment For Tips Dalam Perawatan Lecet Pada Kulit Anak