Home » Kesehatan Gigiku » Penyebab Dan Solusi Mengatasi Gigi Sensitif

Penyebab Dan Solusi Mengatasi Gigi Sensitif

Tuesday, September 10th 2013. | Kesehatan Gigiku, Penyakit Gigi

Solusi Mengatasi Gigi SensitifPenyebab Dan Solusi Mengatasi Gigi Sensitif – Apakah anda sering merasa ngilu ketika mendengar dencitan atau gesekan suatu benda?, jika iya itu merupakan suatu gejala gigi sensitif. Beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam pukiran anda,

  1. Apa itu gigi sensitif?
  2.  Apa penyebab gigi sensitif?
  3. Bagaimana cara pencegahannya?
  4. Bagaimana cara pengobatannya?

Berikut jawabannya:

  1. Apa itu Gigi Sensitif?

Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive akibat menipisnya lapisan enamel gigi, penurunan gusi dan terbukanya dentin (sebuah lapisan di bawah enamel). Nyeri dan ngilu  berkaitan dengan sensitivitas yang terjadi dalam saraf gigi, nyeri dan ngilu dari gigi sensitif tidak selamanya bersifat tetap, ada yang sementara dan sementara namun berkala. Nyeri akibat gigi sensitif yang tidak henti-henti  merupakan suatu tanda masalah yang lebih serius.

Gejala tersebut anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter gigi anda untuk menentukan penyebab dan perawatan selanjutnya, karena masalah ini akan sangat mengganggu kalau di biarkan begitu saja.

  1. Apa Penyebab Gigi Sensitif?

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Amerika, menyatakan sebanyak 50-90% manusia, yang menderita gejala ini disebabkan karena ia memberikan tekanan besar/berlebih pada saat menyikat gigi.

Kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan yang besar dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari leher gigi, lama kelamaan akar gigi akan terbuka (resesi gingiva), leher gigi berlubang, lapisan email pun akan berkurang ketebalannya sehingga bila minum air dingin, asam/manis atau bahkan tersentuh bulu sikat gigi pun kita akan terasa ngilu.

Oral hygiene/keadaan rongga mulut yang buruk, penumpukan plak/karang gigi, yang merupakan “rumah” tinggalnya berjuta-juta bakteri dan kuman dalam rongga mulut. Lambat laun karang gigi pun dapat mengiritasi gusi sehingga gusi akan mudah berdarah, timbul pula bau mulut yang tidak “segar”.

Pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna (ename hypoplasia) dapat pula terjadi pada individu-individu tertentu. Keadaan ini pun akan menjadikan gigi menjadi sensitif. Penumpukan sisa-sisa makanan di daerah pertemuan gigi dengan gigi/kontak gigi. Sisa makanan ini menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit terjangkau sikat gigi sehingga sulit untuk dibersihkan. Secara garis besar penyebab gigi sensitif adalah :

1. Penurunan Gusi.

2. Buruknya Orah Hygiene (OH -).

3. Bleaching ( Pemutihan permukaan gigi).

4. Terkikisnya Email.

5. penyikatan gigi terlalu kuat.

  1. Bagaimana Cara Pencegahannya?

Untuk mencegah gigi menjadi sensitif, kuncinya hanya satu yaitu mengurangi tekanan yang berlebih pada saat menyikat gigi, memakai sikat gigi dengan jenis bulu sikat yang tidak keras dan menggosok gigi dengan cara yang benar. Menggunakan pasta gigi yang khusus untuk gigi sensitif, Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, usahakan jangan minum/makan panas dan dingin dalam waktu bersamaan.

  1. Bagaimana Cara Pengobatannya?

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan bagi penderita yang memunyai gigi sensitif adalah;

1. Menghilangkan kebiasaan buruk menggosok gigi dengan tekanan berlebih.

2. Menggosok gigi dengan cara dan waktu yang tepat.

3. Memakai jenis bulu sikat gigi yang lunak/soft tidak menggunakan bulu sikat yang sudah rusak.

4. Menggunakan pasta gigi yang mengandung zat strontium chloride/ potassium nitrate/ fluoride atau berkumur-kumur dengan obat kumur yang mengandung zat-zat di atas. Menurut para peneliti zat ini mampu membentuk ikatan kristalisasi serta menutupi porus-porus pada permukaan mahkota gigi yang banyak pembuluh syaraf (tubuli dentin)/ permukaan akar gigi yang terbuka, sehingga dapat menghilangkan keluhan-keluhan gigi sensitif.

5. Pada keadaan akar gigi yang terbuka/sudah timbul lubang pada leher gigi seyogianya dilakukan penambalan.

6. Pada kasus mahkota gigi/email gigi tipis (hypoplasia enamel) biasa dibuatkan mahkota jaket.

7. Menggunakan compound oxalate atau dengan bonding agent untuk menutupi porus-porus/tubuli dentin.

Dengan banyaknya kasus-kasus di atas sudah selayaknya pasien yang memunyai keluhan yang sama, senantiasa memerhatikan langkah-langkah yang telah diterangkan. Insya Allah dengan menegakkan disiplin dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut segala keluhan Anda akan berkurang atau hilang, dan aktivitas pun akan lancar. Semoga bermanfaat.

Advertisement
tags: , , , , , , , ,

Comment For Penyebab Dan Solusi Mengatasi Gigi Sensitif