Home » Kesehatan Gigi Dan Mulut » Impaksi Gigi Bungsu Perlukah Di Cabut?

Impaksi Gigi Bungsu Perlukah Di Cabut?

Saturday, December 29th 2012. | Kesehatan Gigi Dan Mulut

Sudah dewasa tapi giginya baru tumbuh? Bukan berarti pertumbuhan gigi kamu telat dan tidak normal. Akan tetapi gigi yang tumbuh ketika anda dewasa adalah gigi geraham ketiga atau biasa disebut gigi bungsu yang tumbuh paling terakhir. Usia ketika gigi bungsu tumbuh bervariasi pada setiap orang, dalam rentang usia antara 16 sampai 25 tahun.

Jumlah gigi ini pada umumnya terdapat ada empat, masing-masing dua di rahang atas (maksila) dan dua lagi di rahang bawah (mandibula). Akan tetapi, ngak semua orang memiliki benih gigi bungsu, atau memiliki jumlah empat bahkan jumlahnya bisa kurang dari empat gigi juga loh.

Karena gigi ini tumbuhnya paling terakhir, maka yang sering terjadi adalah ruang yang tersisa untuk pertumbuhan gigi akan menjadi berkurang dari yang dibutuhkan, sehingga gigi ini tidak dapat tumbuh dengan sempurna. Gigi hanya tumbuh miring ke arah gigi sampingnya, atau bahkan gigi ini tidak akan tumbuh sama sekali di karenakan terbenam pada tulang gusi anda. Keadaan ini sering disebut impaksi gigi.

Gigi bungsu yang terimpaksi dapat menimbulkan berbagai keluhan pada penderitanya. Mulai dari masalah gigi berlubang, infeksi jaringan lunak, atau bahkan sakit pada sendi rahang. Gigi atau benih gigi impaksi yang terbenam pada tulang gusi anda juga dapat menyebabkan kista atau tumor pada rahang.

Bila masalah gigi impaksi ini mengganggu anda, maka anda perlu melakukan pencabutan yang dikenal dengan sebutan odontektomi. Odontektomi merupakan operasi kecil untuk mengangkat gigi impaksi, yang umumnya dilakukan oleh dokter ahli bedah mulut. Sebelum melakukan pencabutan, gigi yang terimpaksi perlu difoto rontgen terlebih dahulu untuk memeriksa bentuk dan posisi gigi pada tulang rahang.

Advertisement
tags: , , , ,

Comment For Impaksi Gigi Bungsu Perlukah Di Cabut?