Home » Kesehatan Anak » Cara Untuk Menghindari Kerusakan Gigi Pada Anak

Cara Untuk Menghindari Kerusakan Gigi Pada Anak

Tuesday, December 31st 2013. | Kesehatan Anak, Kesehatan Gigiku, Tips Kesehatan

Cara Untuk Menghindari Kerusakan Gigi Pada AnakCara Untuk Menghindari Kerusakan Gigi Pada Anak – Menyikat atau menggosok gigi bukanlah salah satu cara yang mampu untuk melindungi kesehatan gigi Anda dari berbagi macam penyakit gigi. Menjaga pola makan anda juga bisa membantu! Selain hanya menggosok gigi dan menggunakan benang gigi (Flossing), mengkonsumsi makanan yang sehat (dengan fluorida tambahan atau alami) juga akan melindungi gigi dari kerusakan dan juga membantu untuk menjaga agar gigi tetap sehat.

Kerusakan gigi (lubang dan karies gigi) dan penyakit gusi umumnya disebabkan oleh adanya bakteri yang melekat pada permukaan gigi dengan lapisan tipis yang biasa disebut plak. Jika plak ini tidak segera mendapatkan penanganan, maka bakteri yang ada akan memecah gula dan zat tepung yang terdapat dalam makanan yang akan menghasilkan asam sehingga lapisan enamel gigi akan rusak. Plak dapat mengeras menjadi tartar, yang mana dapat menyebabkan terjadinya radang gusi, yang dikenal sebagai gingvitis.

Dengan melakukan program diet yang seimbang akan memberikan manfaat bagi gigi seperti mineral, vitamin, dan berbagai zat gizi yang penting untuk kesehatan gigi dan gusi. Zat Fluorida, yang sering ada di dalam berbagai makanan dan air, dapat membantu untuk memerangi terjadinya kerusakan gigi. Hal ini dapat mengurangi tingkat kerusakan gigi hingga 60%. Dental Health Guidelines mengingatkan untuk mengkonsumsi makanan yang baik dan sehata  selama masa kehamilan. Pastikan bahwa gigi anak anda memiliki awal yang baik dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi selama masa kehamilan. Hal yang penting adalah kalsium, yang akan membantu membangun gigi dan tulang yang kuat. Serta vitamin D, yang dibutuhkan untuk menyerap kalsium.

Anda akan membutuhkan sejumlah besar kalsium untuk gigi dan tulang yang kuat. Produk susu yang rendah lemak, susu kedelai, salmon kaleng dan sardin (dengan tulang), almond, sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik. Vitamin D diperlukan untuk menyerap kalsium. Vitamin D nisa didapatkan dari susu cair, susu kedelai, margarin, ikan berlemak: salmon, atau sinar matahari.

Kuncinya adalah fluorida. Lubang gigi dapat dicegah hanya dengan memberikan makanan yang mengandung fluorida kepada anak-anak dalam tahun-tahun pertama kehidupan mereka. Fluorida bisa didapatkan dari air, teh, ikan, dan berbagai merek pasta gigi dan mouthwash. Namun, Berhati-hatilah untuk asupan fluorida, karena fluorida dapat menyebabkan gigi menjadi belang.

Selain ketiga hal di atas, hal yang juga harus dibutuhkan ialah fosfor, magnesium, vitamin A dan beta karoten. Fosfor banyak ditemukan dalam daging, ikan dan telur, magnesium dapat ditemukan di biji-bijian, bayam dan pisang. Vitamin A juga sangat dibutuhkan untuk membangun gigi dan tulang yang kuat. Sumber beta karoten, yang diubah menjadi vitamin A oleh tubuh, adalah buah berwarna oranye, sayuran berwarna hijau dan oranye.

Pada umumnya anak-anak sangat mudah terserang kerusakan gigi, sehingga bagi para ibu sebaiknya mulai kecil anak sudah diajari untuk mengkonsumsi makanan yang baik bagi kesehatan gigi dan gusi. Bantu anak untuk menggosok gigi sampai mereka mampu melakukannya sendiri (usia 6 sampai 7 tahun). Pastikan bahwa anak selalu menggosok gigi dan menggunakan benang gigi seterusnya. Jangan biarkan botol susu ditinggal bersama bayi (karena mengandung laktosa), juga jangan biarkan botol jus atau minuman manis yang lain. Jangan pernah mencelupkan dot bayi ke madu atau sirup.

Advertisement
tags: , , , , , , , ,

Comment For Cara Untuk Menghindari Kerusakan Gigi Pada Anak