Home » Kesehatan Gigiku » Cara Menjadikan Sikat Gigi Selalu Higienis

Cara Menjadikan Sikat Gigi Selalu Higienis

Friday, January 4th 2013. | Kesehatan Gigiku

Cara Menjadikan Sikat Gigi Selalu Higienis – Sikat gigi merupakan salah satu benda yang “akrab” dengan mulut karena berfungsi untuk membersihkan sisa makanan yang ada di mulut. Setiap orang pasti menggunakan sikat gigi untuk membersihkan gigi dan mulut dari sisa-sisa makanan. Tapi bagaimana jadinya jika sikat gigi yang biasa kita gunakan terdapat banyak bakteri yang melekat pada bulu sikatnya.

Sikat gigi adalah benda yang sudah seharusnya letaknya ditempat yang ideal dan bebas dari berbagai kuman dan bakteri. Setiap sikat gigi bisa mengandung 10 juta mikroba yang berbahaya bagi kesehatan gigi, termasuk bakteri penyebab kerusakan gusi dan lubang pada gigi. Mikroba tersebut dapat bertahan sampai satu hari dalam sikat gigi.

Beberapa tips berikut membantu Anda untuk memastikan bahwa sikat gigi Anda selalu higienis :

1.   Ganti sikat gigi yang rusak.

Secara umum, sikat gigi hendaklah harus diganti dengan yang baru setiap tiga bulan sekali. Namun, apa bila kerusakan yang ada pada bulu sikat sudah nampak hendaklah harus segera untuk diganti dengan yang baru. Beberapa orang menyikat gigi lebih dari dua kali sehari atau mengerahkan banyak tekanan pada sikat gigi selama menyikat. Ketika bulunya sudah berantakan maka saatnya untuk mengganti sikat gigi, meskipun Anda belum memakainya selama tiga bulan.

2.   Bilas sebelum dan sesudah pemakaian.

Sebelum menggunakan sikat gigi, hendaknya bilaslah terlebih dahulu dengan menggunakan air keran. Setelah selesai menggunakannya, bilas lagi sikatnya sebersih mungkin sampai tidak ada sisa pasta gigi yang melekat.

3.   Jangan menyimpan di satu tempat.

Banyak orang menempatkan sikat gigi semua anggota keluarga secara bersama-sama di satu tempat. Hal ini sangat tidak dianjurkan karena bakteri terdapat pada sikat gigi orang lain dapat berpindah ke sikat gigi lainnya. Jika salah satu anggota keluarga memiliki penyakit radang tenggorokan atau infeksi mulut maka yang lain mungkin dapat tertulari juga melalui sikat gigi yang ia kenakan. Sikat gigi lama yang mengandung banyak bakteri juga dengan mudah menulari sikat gigi baru yang relatif bersih.

4.   Simpan dengan benar.

Sikat gigi sebaiknya disimpan di lingkungan yang kering dan tidak lembab dan bebas dari debu. Tempatkan sikat gigi dalam posisi tegak dalam gelas dengan kepala sikat menjorok di atas gelas.

Ada sikat gigi yang dirancang khusus dengan penutup bulu sikat. Penutup itu memang melindungi bulu sikat gigi dari bersentuhan dengan sikat gigi lain. Namun penutup itu membuat bulu tetap lembab dan memudahkan bakteri dan jamur lebih  mudah untuk berkembang biak. Hal ini juga berlaku untuk kotak sikat gigi, yang Anda gunakan untuk menyimpan sikat gigi selama liburan atau dalam perjalanan. Oleh karena itu, segera keluarkan sikat gigi dari penyimpanan begitu sampai di tempat tujuan, lalu tempatkan di lingkungan yang bebas debu dan berventilasi baik.

5.   Hati-hati dengan bahan kimia.

Meskipun bakteri dan jamur dapat tumbuh pada sikat gigi, Anda tidak dianjurkan menggunakan bahan kimia untuk membersihkannya. Residu desinfektan akan tetap berada di bulu sikat gigi. Selama menyikat gigi, zat berbahaya itu akan terlepas dan berisiko tertelan.

Advertisement
tags: , , , , , ,

Comment For Cara Menjadikan Sikat Gigi Selalu Higienis