Home » Kesehatan Gigi Dan Mulut » 6 Rahasia Di Balik Penggunaan Pasta Gigi

6 Rahasia Di Balik Penggunaan Pasta Gigi

Saturday, December 21st 2013. | Kesehatan Gigi Dan Mulut, Kesehatan Gigiku, Tips Kesehatan

6 Rahasia Di Balik Penggunaan Pasta Gigi6 Rahasia Di Balik Penggunaan Pasta Gigi – Produk pasta gigi saat sekarang ini sudah banyak beredar di pasaran dengan berbagai jenis merk yang menjanjikan dapat membuat  gigi menjadi segar, menjadi putih, dan dapat mencegah terjadinya gigi berlubang. Hal ini menyebabkan Anda sebagai konsumen menjadi bingung untuk memilih pasta gigi mana yang cocok dan baik untuk digunakan. Terkadang kita bertanya – Tanya Kandungan apa sih, yang kita perlukan dalam pasta gigi? , Seberapa banyak pasta gigi yang harus kita gunakan? Mana yang lebih baik antara pasta gigi yang berbentuk gel atau pasta? Berikut ini adalah panduannya.

1. Fluoride, bahan yang terpenting dalam pasta gigi

Saat ini, ada begitu banyak produk pasta gigi dengan berbagai jenis merk yang diperkaya dengan kandungan sesuai kebutuhan gigi kita, seperti tartar control, pemutih, atau penyegar napas. Namun, dalam pasta gigi yang paling penting adalah fluoride-nya. Menurut Academy of General Dentistry, menggosok gigi dengan pasta gigi ber-fluoride dua kali sehari mampu mengurangi  terjadinya kerusakan gigi hingga 40 persen.

2. Pemutih tak akan langsung membuat gigi jadi putih

Ada belasan produk yang menjanjikan senyum yang cemerlang, tetapi apa sih kandungan dari pasta gigi dengan whitener ini? “Pasta gigi dengan pemutih mengandung ‘pengampelas’ ringan untuk membantu menghilangkan noda di permukaan gigi,” kata Clifford Whall, PhD, Direktur American Dental Association (ADA) Seal of Acceptance Program.

Bentuk partikel yang digunakan pada produk pasta gigi pemutih dimodifikasi untuk membersihkan noda tersebut dengan lebih baik sehingga Anda bisa melihat adanya perbedaan pada gigi Anda. Meskipun begitu, produk-produk ini tidak mengandung pemutih sehingga tidak mungkin membuat gigi Anda langsung putih seperti jika Anda menjalani perawatan pemutihan gigi secara profesional.

3. Lebih sedikit, lebih baik

Dalam iklan-iklan pasta gigi mungkin Anda akan melihat modelnya memegang sikat gigi yang dipenuhi pasta gigi. Namun, memencet pasta gigi sebanyak ini (katakan, sepanjang 2 cm) tidak akan membuat gigi Anda lebih bersih dari pada jika Anda hanya menuang 1 cm pasta gigi, demikian menurut E Jane Crocker, RHD, Presiden Massachusetts Dental Hygienists’ Association.

“Yang Anda butuhkan hanya pasta gigi seukuran kacang,” katanya. Pasta gigi sebanyak itu tidak hanya akan membuat penggosokan gigi lebih efektif (dengan membersihkan dan menghilangkan plak, noda, dan sisa makanan), Anda juga akan menghemat pasta gigi Anda.

4. Cara Anda menyikat gigi jauh lebih penting

Anda boleh saja membeli merk pasta gigi yang terbaik, dan sikat gigi paling sempurna di toko, tetapi jika Anda tidak mengerti cara menggosok gigi dengan benar, itu sia-sia saja. “Untuk menyikat gigi dengan semestinya, Anda harus memegang sikat pada posisi 45 derajat sehingga Anda membuat bulu sikat gigi ada di antara gigi dan gusi,” ujar Dr Whall. “Gerakkan sikat gigi dalam bentuk lingkaran kecil di area tersebut, lalu lanjutkan pada gigi yang lain. Proses ini akan menghabiskan waktu sekitar satu atau dua menit sampai selesai.”

5. Kandungan pasta gigi bisa mencengangkan

Anda mungkin tidak mengenali nama-nama yang terdaftar di sisi tabung pasta gigi. Bahan-bahan seperti rumput laut atau deterjen bisa ditemukan dalam banyak pasta gigi ber-fluoride. Menurut ADA, bahan pengental pasta gigi bisa terbuat dari koloid rumput laut, koloid mineral, dan getah alam. Sedangkan untuk busanya, kebanyakan produk mengandalkan deterjen seperti sodium lauryl sulfate, yang juga bisa ditemukan di sampo atau sabun cair. Bahan ini dianggap 100 persen aman dan efektif oleh ADA.

6. Pasta atau gel?

Ada yang mengatakan, bentuk pasta lebih baik dari pada yang berbentuk gel, atau sebaliknya. Namun, menurut para ahli kesehatan, kedua jenis bahan ini tetap mampu membersihkan gigi dengan baik, kok. “Selain cita rasa, tekstur, atau bagaimana pasta gigi itu berpengaruh pada perasaan pemakainya, tidak ada perbedaan besar dari bentuk-bentuk bahannya,” kata Crocker. “Menurut saya sih, hal ini tergantung pilihan masing-masing, yang biasanya diketahui melalui trial and error. Saya sendiri mendorong pasien-pasien saya untuk menggunakan produk apa pun yang bisa membuat mereka menggosok gigi.” Dengan kata lain, terserah mau pilih produk apa, yang penting Anda rajin gosok gigi!

Advertisement
tags: , , , , , , , ,

Comment For 6 Rahasia Di Balik Penggunaan Pasta Gigi