Home » Kesehatan Gigi Dan Mulut » 4 Cara Mengganti Gigi Ompong

4 Cara Mengganti Gigi Ompong

Tuesday, December 17th 2013. | Kesehatan Gigi Dan Mulut, Kesehatan Gigiku, Tips Kesehatan

4 Cara Mengganti Gigi Ompong4 Cara Mengganti Gigi Ompong – Banyak orang yang mengalami kehilangan gigi (Gigi Ompong), yang mana kehilangan gigi disebabkan oleh  beberapa masalah, yaitu cedera akibat kecelakaan, atau gigi yang tidak tumbuh. Data statistik menunjukkan bahwa 70% orang dewasa yang  berusia 35-44 tahun telah mengalami kehilangan  gigi setidaknya satu gigi permanen. Satu dari empat orang dewasa di atas 74 tahun telah kehilangan semua gigi mereka.

Gigi hilang (Gigi Ompong) merupakan sumber yang membuat seseorang menjadi  malu dan menimbulkan berbagai masalah seperti kesulitan saat mengunyah makanan, kesulitan untuk berbicara, dan kerusakan gigi akibat pergeseran gigi-gigi yang saling berdekatan. Untungnya, berbagai solusi kini  telah tersedia untuk mengganti gigi yang hilang. Berikut ini adalah 4 pilihan yang tersedia untuk mengganti gigi hilang:

1. Gigi palsu lengkap

Bila seluruh gigi sudah hilang, solusinya hanya satu ialah dengan menggunakan gigi palsu lengkap yang biasanya terbuat dari akrilik. Gigi palsu lengkap dapat “langsung” atau “konvensional”. Gigi palsu langsung adalah gigi palsu yang bisa langsung dipasang tanpa harus menyesuaikan dengan pola rahang pengguna seperti  halnya gigi palsu konvensional. Keuntungannya, pasien bisa langsung memiliki gigi. Namun, tulang dan gusi dapat menyusut dari waktu ke waktu, terutama selama periode penyembuhan setelah pencabutan gigi. Oleh karena itu, gigi palsu langsung umumnya hanya solusi sementara untuk digunakan sampai gigi palsu konvensional dapat dibuat.

2. Gigi palsu parsial

Gigi palsu parsial merupakan solusi  yang dapat digunakan ketika hanya kehilangan beberapa gigi. Gigi palsu parsial terdiri dari gigi pengganti yang melekat pada dasar plastik yang berwarna seperti warna gusi, yang dihubungkan dengan kerangka logam untuk menahan gigi palsu di tempatnya. Gigi  palsu ini ditahan oleh gigi-gigi asli yang berdekatan dengan jepit atau kaitan presisi (jepit tersembunyi) pada mahkota gigi.

3. Jembatan gigi

Berbeda dengan gigi palsu parsial, jembatan gigi adalah gigi palsu yang ditempatkan secara permanen. Metode perawatan ini lebih mahal tapi populer untuk mengganti sebuah gigi yang telah hilang. Prosedurnya melibatkan dokter gigi untuk mengikis mahkota gigi-gigi yang berdekatan dan mengambil pola cetakan. Sebuah jembatan berbasis porselen dan emas kemudian dicetak. Jembatan tersebut lalu dipasang di celah dan gigi-gigi sekitarnya. Hasilnya adalah perasaan yang sangat alami. Dengan warna alami seperti gigi asli, jembatan gigi adalah pilihan ideal untuk orang yang tertarik dalam restorasi gigi yang tidak terdeteksi.

4. Implan gigi

Bila gigi yang hilang lebih dari satu atau dokter gigi khawatir jembatan gigi biasa tidak cukup kuat untuk menahan tekanan waktu mengunyah, implan gigi digunakan. Metode ini melibatkan penempatan batang titanium kecil ke tulang rahang. Batang ini berfungsi sama seperti akar gigi. Ketika implan terpasang di tulang rahang, mahkota gigi bisa melekat padanya. Hasilnya adalah perasaan yang sangat alami dan tidak ada efek pada gigi sekitarnya. Namun, metode ini memerlukan dua tahapan dan memakan waktu lama, sekitar delapan atau sembilan bulan perawatan diperlukan untuk memasang implan di tempatnya. Ini juga merupakan prosedur cukup kompleks yang membutuhkan bedah mulut minor. Akibatnya, biayanya lebih mahal.

Demikianlah info yang dapat kami berikan tentang 4 cara mengganti gigi ompong, semoga bermanfaat..!

Advertisement
tags: , , , , , , ,

Comment For 4 Cara Mengganti Gigi Ompong